Archive for September 6th, 2009

Antara Aya dan Kalila

Yang biasa nonton Para Pencari Tuhan pasti sudah terbiasa dengan nama dua perempuan ini. Yang belum?

para-pencari-tuhanOk, saya jelaskan sedikit. Dua perempuan ini adalah tokoh dalam serial Para Pencari Tuhan (PPT) yang tayang di SCTV setiap sore dan pagi di bulan Ramadhan.

Kenapa saya membahas dua perempuan ini secara khusus dalam blog saya?

Karena saya gemas! Hahaha!

Jujur, pada 2 PPT sebelumnya  (sejauh ini sudah 3 tahun PPT tayang di saluran televisi satu itu), saya kurang suka dengan tokoh Aya yang kesannya cuek-cuek butuh kepada Azzam.

Siapa pula Azzam?

Azzam adalah seorang pria dari kalangan berada yang menjadi teman Bang Jack (diperankan oleh Deddy Mizwar), sang penjaga Mushalla. Kalau tidak salah, awalnya dia berpura-pura bukan dari kalangan berada (CMIIW, saya kurang mengikuti dengan intens PPT 1 dulu).

Nah, pada PPT 1 dan PPT 2, Azzam dikisahkan ada hati dengan Aya, adik ipar ustadz di kampung itu. Namun, Aya merasa butuh waktu lebih lama untuk meyakinkan diri bahwa memang Azzam lah pria yang akan menemani dalam sisa hidupnya.

Di akhir PPT 2, dimunculkan rasa suka dari pihak Kalila. Kalila adalah keponakan Pak Djalal, orang terkaya di kampung itu, sekaligus teman Aya.

Nah…pada PPT 3, rasa suka itu sudah berkembang menjadi cinta. Sampai episode tadi sore, dikisahkan bahwa Kalila ingin memperjuangkan cintanya terhadap Azzam.

Ini yang membuat gemas!

Mari kita lihat permasalahan ini dari sisi Aya terlebih dahulu. Aya yang awalnya tidak yakin terhadap Azzam, kini harus juga — dengan caranya sendiri — memperjuangkan cinta Azzam terhadap dirinya. Kenapa harus? Buat apa memperjuangkan cinta seorang pria yang belum ada komitmen apa-apa saja sudah berani terang-terangan menaruh hati pada perempuan lain?!

Lalu, kita coba lihat dari sisi Kalila. Ugh…saya awalnya suka sekali dengan tokoh manis satu ini. Baik, sopan, lucu, cantik pula. Tapi, sekarang sudah tidak lagi. Apa dia tidak punya hati? Kekasih sahabatnya sendiri? Kayak nggak ada laki-laki lain aja deh!

Mereka memperjuangkan cinta seorang Azzam yang plin-plan, oprtunis dalam percintaan, dan senang bersembunyi di balik kisah-kisah jaman Rasulallah SAW untuk menyelamatkan diri jika sedang berhadapan dengan kedua perempuan itu dalam waktu yang bersamaan?

Apa ini yang dinamakan cinta buta?

Terus terang, saya penasaran. Hendak ke mana Mas Wahyu HS, sang penulis skenario, membawa kisah cinta ini pada PPT 3? Apakah akan menggantung di ujung Ramadhan? Ataukah PPT3 akan berakhir dengan pernikahan antara Azzam dengan salah satu perempuan itu? ;)

Tapi, sebenarnya, bukan hanya kisah cinta yang membuat saya terus mengikuti serial satu ini. Sungguh, banyak sekali yang dapat dipelajari di sana.

Dari dialog sederhana Kak Mira, istri sabar Bang Asrul, tokoh yang amat miskin, saya belajar bagaimana menjadi istri solehah — suami saya sampai berkomentar: surga nih, buat istri seperti ini. Dan, banyak lagi…kalau saya sebut satu per satu di sini, bisa sampai pagi ;) .

Semoga tahun depan dan tahun-tahun berikutnya lagi, PPT masih akan tayang. Atau, minimal serial sejenis. Yang penting tulisan Mas Wahyu AS dan garapan Bang Jack…eh, maksudnya Mas Deddy Mizwar.

Keterangan Foto: dari sini.