Selamat Tahun Baru!
Posted in Hidup, Keluarga, Saya / Aku on 12/17/2009 10:52 pm by Nadiah AlwiAlhamdulillah, sudah tahun baru (hijriah). Setahun telah berlalu.
Seperti yang diajarkan mertua tercinta, sebelum Maghrib (setelah Ashar) membaca do’a akhir tahun, lalu setelah Maghrib membaca do’a awal tahun.
Saat berdo’a, tak terasa air mata berjatuhan. Mengingat semua dosa yangtelah diperbuat sambil berharap tahun depan menjadi tahun yang lebih baik.
Sudah lama aku tidak berani memiliki harapan besar. Tapi, kali ini tak terhindarkan. RUMAH. Ya, aku ingin memiliki a place that I can call HOME.
Bukan tak bersyukur, aku bersyukur sekali dapat menempati sebuah kamar di rumah Nenek di kawasan Tebet. Tapi, toh pada akhirnya rumah ini harus berpindah tangan alias dijual. Aku harus mempersiapkan diri.
Dan, memang sudah saatnya. Terakhir kami — aku, suami, dan anak — berumah sendiri adalah tahun 2005. Karena permintaan Nenek serta satu dan lain hal, kami kembali ke rumah Nenek yang memang pernah menjadi rumahku semenjak aku lahir hingga sebelum menikah.
Dan, aku rindu saat-saat itu. Sehingga, mungkin resolusi besar tahun ini (tahun baru hijriah ini, 2010 kalo masehinya) adalah a place of my own.
Resolusi lainnya adalah semakin banyak menerjemahkan, semakin sering menulis, semakin seru jualan online kain ikat dan batik-nya, semakin punya lebih banyak waktu buat Hana, semakin yakin untuk ngasih adik buat Hana (secara capek gitu ditanya-tanya terus), semakin bisa lebih sabar menghadapi apapun. AMIN.
Nengok sebentar ah ke belakang. Tahun kemarin (2009 kalo masehinya), adalah tahun belajar hal baru. Di antaranya:
- Jualan kain ikat dan batik secara online. Dulu jual buku online (masih sih sampai sekarang). Agak beda perilaku pembeli dan pendekatannya.
- Menulis skrip untuk acara TV. Thanks to Jeruk Oranye nih. Seru dan…seru pokoknya! Haha…
Terus, aku juga kembali menerjemahkan. Thanks to kepercayaan dari Ufuk Press.
Tahun 2009 aku berhasil melewati angka 20-an dalam hal perbukuan. Meski tak sebanyak kutu buku lainnya, lumayanlah, 30 buku berhasil kulahap.
Not the bestest year in my life, but surely one of yang paling seru.
Awal tahun 2009 kulalui dengan berita yang menghenyakkan, patah hati tingkat akut akibat dirumahkan oleh tempat kerja yang paling HEBAT selama hidupku. Mereka dipaksa tutup juga pada akhirnya oleh keadaan.
Tahun 2010 ini nampaknya aku akan tetap bekerja di rumah. Tapi, sesekali perlu juga kerja di luar rumah supaya nggak sumpek kali yeee…
SEMANGAT!

