• Home
  • English
  • Fiksi
  • RSS
  • About
  • Wejangan Diri
Blue Orange Green Pink Purple

Archive for January, 2010

You can use the search form below to go through the content and find a specific post or page:

Jan 02

Perburuan Rumah 3

rumah mungilHari ini, aku dan suami kembali berputar-putar mencari rumah di sekitar Menteng Dalam, Tebet. Hasilnya: 2 rumah dan sebidang tanah.

Rumah pertama, kami kurang sreg. Karena, letaknya jauh sekali ke dalam gang. Kami sih tak apa jika di dalam gang, tapi maunya ya tidak lebih dari 30 meter ke dalam. Apalagi, tadi kami tidak bisa melihat ke dalam rumah.

Rumah kedua, sejujurnya aku cukup sreg. Lingkungannya enak, dan dari jalan raya kurang dari 20 meter — di dalam gang juga. Rumahnya juga terbilang nyaman. Suratnya pun SHM (Sertifikat Hak Milik). Dan, si pemilik pun terbuka untuk KPR — ada seorang pemilik rumah lainnya yang tidak mau dibeli dengan cara KPR, entah kenapa, mungkin takut lama ya prosesnya?

Nah, yang seru tanah nih. Lokasinya agak di pojok dan jalannya masuk mobil. Aku dan suami sreg banget! Hanya saja, tidak jelas apakah tanah itu dijual atau tidak. Kalau sampai dijual, kami naksir sekali.

Insya Allah perburuan rumah 4 akan kami lanjutkan hari Senin mendatang. Karena, ada seorang kawan yang memberi info tentang dua rumah lainnya yang akan dijual.

Sungguh seru. Tapi, agak menyesakkan. Karena, sepanjang jalan tadi, aku melihat beberapa rumah yang terabaikan, terbengkalai, dibiarkan hancur begitu saja. Entah ke mana pemiliknya. Padahal, di luar sana banyak sekali orang yang sedang mencari rumah.

Mudah-mudahan kami dapat menemukan rumah idaman sebelum harus hengkang dari rumah yang kami tempati sekarang. Amin.

Jan 01

[cerbung - DOKTER IMPIAN] 4. Setengah Hari Bersama Sang Dokter

SELANJUTNYA: [cerbung - DOKTER IMPIAN] 3. Akrab dengan Sang Dokter

Pagi yang cerah. Aku terbangun saat adzan Subuh dikumandangkan oleh Pak Slamet, penjaga Masjid dekat rumahku. Suara Pak Slamet merdu sekali. Aku pernah nekat menanyakan kepada pria tua itu apakah dulu ia pernah berprofesi sebagai penyanyi. Dan, jawaban Pak Slamet sungguh dapat diduga: ‘Tidak pernah, Neng.’

Tapi, itu tidak penting. Yang penting adalah segera mandi, sholat Subuh, lalu sarapan, membereskan kamar dan…bersiap-siap ke rumah Dokter Bagas.

Tapi, rasanya aneh juga. Biasanya ke mana-mana aku naik sepeda. Dan, sekarang, aku harus berjalan kaki.

Aku keluar rumah sekitar jam setengah delapan pagi. Perkiraanku, aku akan sampai jam delapan kurang sepuluh menit—padahal kalau naik sepeda aku bisa sampai di sana jauh lebih cepat.

Hari Minggu Puskesmas tutup, tapi kalau ada yang butuh pertolongan, pintu rumah Dokter Bagas selalu terbuka lebar. Kadang, ada saja warga yang datang ke rumah dinas dokter—walau hanya untuk memastikan bahwa mereka baik-baik saja.

Tapi, pagi ini, rumah itu lengang. Pintunya masih tertutup rapat. Hm…sudah bangun atau belum ya, si Dokter?

Kuketuk pintu rumahnya sambil mengintip melalui jendela. Sepi. Kuketuk lagi.

Kali ini, sambil memanggil namanya, “Dokter…Dokter Bagass…Assalamu’alaikum…”

Tidak dijawab. Duh, pasti belum bangun. Huh! Dokter kok bangunnya siang sih?!

Akhirnya, kuputuskan untuk melongok ke belakang rumahnya. Mungkin pintu belakang dibuka. Mungkin ia sedang mencuci, memasak atau apa.

Kakiku melangkah di antara pot-pot berisi bunga mawar kesayangan Dokter Putri yang sekarang diurus Pak Danu yang tinggal di sebelah rumah dinas Dokter. Entah Dokter Bagas berniat merawat mawar-mawar itu atau membiarkan Pak Danu terus menyirami, memupuk dan merapikannya.

Ternyata, di belakang rumah pun tak ada siapa-siapa.

Haruskah kuketuk pintu belakang ini? Tapi, kok rasanya kurang sopan ya? Ah, lebih baik tidak. Lebih baik aku pulang. Kalaupun Dokter Bagas mau mengembalikan sepedaku, ia bisa ke rumah.

Tepat saat aku membalikkan badan, aku dikejutkan oleh sebuah suara lantang, “Dor!”

« Newer Posts

Nadiah Alwi

  • About
    Seorang Perempuan yang Suka Menulis dan Hobi Ngeblog.
  • Kategori
    • Aktivitas
    • Bisnis Online
    • Blog
    • Blogging
    • Buku
    • Diet
    • Dunia Digital
    • Fiksi
      • CerBung – Dokter Impian
    • Hidup
    • Inspirasi
    • Islam
    • Kata
    • Keluarga
    • Kesehatan
    • Lomba
    • Makanan
    • Media Digital
    • Memasak
    • Pekerjaan
    • Penerjemahan
    • Penulisan
    • Perjalanan
    • Puisi
    • Rumah
    • Saya / Aku
    • Sekedar Cerita
    • Self Reminder
    • Teman
  • Artikel Terbaru
    • Menerima dengan Ikhlas
    • Cermin Kesedihan
    • Sudut Kerja di Rumah
    • Helaan Nafas
    • Doa sebelum Masak
    • Makanan Enak
  • Arsip
    • May 2012
    • April 2012
    • March 2012
    • February 2012
    • January 2012
    • December 2011
    • November 2011
    • October 2011
    • August 2011
    • July 2011
    • June 2011
    • May 2011
    • April 2011
    • March 2011
    • February 2011
    • January 2011
    • December 2010
    • November 2010
    • October 2010
    • September 2010
    • July 2010
    • June 2010
    • May 2010
    • April 2010
    • March 2010
    • February 2010
    • January 2010
    • December 2009
    • November 2009
    • September 2009
    • August 2009
    • June 2009
    • May 2009
    • April 2009
    • March 2009
    • February 2009
    • January 2009
  • Pengunjung
  • Cari





    Widget_logo
  • Home
  • About
  • Wejangan Diri

© Copyright Nadiah Alwi. All rights reserved.
Designed by FTL Wordpress Themes brought to you by Smashing Magazine

Back to Top