güzel sözler chat yap çet yap çet film izle indirmeden film izle video izle bilgisayar teknik servis halı yıkama oyun oyna porno izle sex sikiş porno dedicated server vps

Blogging dan Microblogging

gambar-blogBelakangan ini, microblog (MB) bermunculan dengan serunya. Twitter dan Plurk adalah dua microblog yang pernah saya coba namun tak saya teruskan. Yang lucunya lagi, FaceBook juga mengarah ke sana, dengan tampilan halaman home-nya yang baru.

Saya tidak anti MB, toh saya cukup sering meng-update status FB dan sungguh menikmatinya. Dulu, bahkan, saya seorang plurker yang rajin.

Tapi, ada sedikit kekhawatiran di hati saya.

Bagi saya, budaya blogging yang kian hari kian meningkat merupakan pertanda baik bagi budaya menulis di kalangan orang Indonesia. Sebelum era blog, banyak yang merasa kesulitan jika harus menulis satu paragraf saja. Tapi, setelah mencoba-coba blog, tulisan menjadi lancar. Mungkin juga karena di dunia maya tak ada salah atau benar. Jadi, mereka tak perlu takut.

Nah, kekhawatiran saya adalah menurunnya kembali budaya menulis–terutama menulis panjang. Toh dengan satu kalimat saja, kita sudah dapat mengekspresikan diri dan mendapat respon dari kontak kita. Buat apa menulis panjang-panjang?

Memang, sekarang blog masih bertambah. Tapi, tak sedikit juga yang telah mengabaikan blognya karena terlalu asyik dengan yang singkat-singkat itu–walaupun memang MB bukanlah satu-satunya faktor penyebab menurunnya daya blogger dalam blogging.

Tapi, saya berharap banyak pada lomba nge-blog yang belakangan seperti jamur di musim hujan. Mudah-mudahn, banyak yang semangat untuk mulai blogging atau mengaktifkan blognya kembali. Dan, mereka akan tetap nge-blog apapun yang terjadi.

Tentang blogging dan MB, ini hanya sekedar kekhawatiran saya. Jika ada yang punya informasi, data, atau pendapat lain, saya akan dengan senang hati mendengarkan. Just CMIIW. Semoga menjadi input yang baik untuk saya.

Mari loh…

4 Komen

  1. cha Says:

    sama! Smpet maen d plurk,tp jd males krn terobsesi ngejar karma;-). Nice 2 know ur blog..

  2. Nadiah Alwi Says:

    [...] menjadi lahan yang diminati untuk digital campaign. Seperti yang pernah saya sebut sebelumnya, kompetisi blog di mana-mana, mulai dari yang berskala kecil hingga yang besar. Yang perlu diperhatikan adalah apa [...]

  3. rHeeaz Says:

    wahhh…kalo aku kecanduan fesbuk, skrg dah lumayan sembuh sehh :)
    salam kenal yaahhhh…..

  4. Cocoknya di mana? | Nadiah Alwi Says:

    [...] menjadi lahan yang diminati untuk digital campaign. Seperti yang pernah saya sebut sebelumnya, kompetisi blog di mana-mana, mulai dari yang berskala kecil hingga yang besar. Yang perlu diperhatikan adalah apa [...]

Silakan berkomentar.