<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Nadiah Alwi &#187; CerBung &#8211; Dokter Impian</title>
	<atom:link href="http://nadiahalwi.com/category/fiksi/cerbung-dokter-impian/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://nadiahalwi.com</link>
	<description>Seorang Perempuan yang Suka Menulis dan Ngeblog</description>
	<lastBuildDate>Fri, 03 Feb 2012 00:11:30 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
		<item>
		<title>[cerbung - DOKTER IMPIAN] 5. Perasaan Si Pengantuk</title>
		<link>http://nadiahalwi.com/cerbung-dokter-impian-5-perasaan-si-pengantuk/</link>
		<comments>http://nadiahalwi.com/cerbung-dokter-impian-5-perasaan-si-pengantuk/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 29 Apr 2010 10:14:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Nadiah Alwi</dc:creator>
				<category><![CDATA[CerBung - Dokter Impian]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nadiahalwi.com/?p=544</guid>
		<description><![CDATA[SEBELUMNYA: [cerbung - DOKTER IMPIAN] 4. Setengah Hari Bersama Sang Dokter “Gadis! Bangun!” Terdengar suara Ibu yang lantang di telingaku. Huhuhu…Ibu…tega sekali sih. Aku kan sedang istrahat. “Kamu itu ya…sekarang sering sekali tidur siang di mana-mana. Di kamar mandi, di kursi depan, di ruang tamu…kenapa sih? Sakit?” O-ow…Ibu kalau sudah cas-cis-cus begitu, itu tandanya aku [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://nadiahalwi.com/cerbung-dokter-impian-5-perasaan-si-pengantuk/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>[cerbung - DOKTER IMPIAN] 4. Setengah Hari Bersama Sang Dokter</title>
		<link>http://nadiahalwi.com/cerbung-dokter-impian-4-setengah-hari-bersama-sang-dokter/</link>
		<comments>http://nadiahalwi.com/cerbung-dokter-impian-4-setengah-hari-bersama-sang-dokter/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 01 Jan 2010 05:56:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Nadiah Alwi</dc:creator>
				<category><![CDATA[CerBung - Dokter Impian]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nadiahalwi.com/?p=424</guid>
		<description><![CDATA[SELANJUTNYA: [cerbung - DOKTER IMPIAN] 3. Akrab dengan Sang Dokter Pagi yang cerah. Aku terbangun saat adzan Subuh dikumandangkan oleh Pak Slamet, penjaga Masjid dekat rumahku. Suara Pak Slamet merdu sekali. Aku pernah nekat menanyakan kepada pria tua itu apakah dulu ia pernah berprofesi sebagai penyanyi. Dan, jawaban Pak Slamet sungguh dapat diduga: ‘Tidak pernah, [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://nadiahalwi.com/cerbung-dokter-impian-4-setengah-hari-bersama-sang-dokter/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>[cerbung - DOKTER IMPIAN] 3. Akrab dengan Sang Dokter</title>
		<link>http://nadiahalwi.com/cerbung-dokter-impian-3-akrab-dengan-sang-dokter/</link>
		<comments>http://nadiahalwi.com/cerbung-dokter-impian-3-akrab-dengan-sang-dokter/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 28 Dec 2009 15:35:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Nadiah Alwi</dc:creator>
				<category><![CDATA[CerBung - Dokter Impian]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nadiahalwi.com/?p=419</guid>
		<description><![CDATA[SEBELUMNYA: [cerbung - DOKTER IMPIAN] 2. Bukan Dokter Idaman Dokter Bagas…namanya sih boleh juga. Nama yang sangat gagah bahkan. Seindah nama Dokter Putri, Dokter Jessica, Dokter Nadya. Paling tidak, ada yang patut disyukuri dari dirinya: nama yang indah. Dokter Bagas masih menjelaskan tentang kesehatan tubuh di depan kelas. Ia tidak terlihat terlalu malu-malu lagi sekarang. [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://nadiahalwi.com/cerbung-dokter-impian-3-akrab-dengan-sang-dokter/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>[cerbung - DOKTER IMPIAN] 2. Bukan Dokter Idaman</title>
		<link>http://nadiahalwi.com/cerbung-dokter-impian-2-bukan-dokter-idaman/</link>
		<comments>http://nadiahalwi.com/cerbung-dokter-impian-2-bukan-dokter-idaman/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 26 Dec 2009 02:35:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Nadiah Alwi</dc:creator>
				<category><![CDATA[CerBung - Dokter Impian]]></category>
		<category><![CDATA[Fiksi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nadiahalwi.com/?p=411</guid>
		<description><![CDATA[SEBELUMNYA: [cerbung - DOKTER IMPIAN] 1. Seorang Dokter untuk Warga Kota Berkulit Hitam Hari ini sudah hari Jum’at. Sudah lima hari dokter laki-laki itu bertugas di kotaku. Tapi, belum sekalipun kumelihat wajahnya. Yah, sudah lima hari ini pula guru-guru di sekolah rajin memberi PR. PR yang membosankan. Bayangkan, aku harus mengerjakan lima belas soal matematika, [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://nadiahalwi.com/cerbung-dokter-impian-2-bukan-dokter-idaman/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>[cerbung - DOKTER IMPIAN] 1. Seorang Dokter untuk Warga Kota Berkulit Hitam</title>
		<link>http://nadiahalwi.com/cerbung-dokter-impian-1-seorang-dokter-untuk-warga-kota-berkulit-hitam/</link>
		<comments>http://nadiahalwi.com/cerbung-dokter-impian-1-seorang-dokter-untuk-warga-kota-berkulit-hitam/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 18 Dec 2009 18:08:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Nadiah Alwi</dc:creator>
				<category><![CDATA[CerBung - Dokter Impian]]></category>
		<category><![CDATA[Fiksi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nadiahalwi.com/?p=402</guid>
		<description><![CDATA[Kulit kami hitam, tapi kami bahagia. Apa yang lebih membahagiakan daripada tinggal di tepi pantai? Kulit legam tak jadi masalah. Setidaknya buatku. Entah buat teman-temanku yang lain yang lebih suka mengeram diri di rumah agar terlihat lebih putih—tapi tetap saja terlihat sama hitamnya denganku. Oh ya, tadi sudah kukatakan kan bahwa aku tinggal di tepi [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://nadiahalwi.com/cerbung-dokter-impian-1-seorang-dokter-untuk-warga-kota-berkulit-hitam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

