• Home
  • English
  • Fiksi
  • RSS
  • About
  • Wejangan Diri
Blue Orange Green Pink Purple

Archive for the ‘Kesehatan’ Category

You can use the search form below to go through the content and find a specific post or page:

Feb 11

Semua Sayang Alsya

Dear Teman-teman,

Perkenalkan, ini keponakan saya, Alsya. Ia berusia 3 tahun. Alsya yang cantik, dengan bulu matanya yang lentik dan senyum yang ceria.

Namun semenjak sebulan yang lalu, Alsya diopname. Setelah dilakukan berbagai tes, diketahui bahwa Alsya menderita leukimia atau kanker darah. Saat ini ia dirawat di RS Fatmawati di kelas 3.

Besar harapan kami sekeluarga agar Alsya dapat sembuh dan sehat seperti sedia kala.

Kami akan sangat berterima kasih jika ada di antara teman-teman yang sudi menjadi bagian dari kesembuhan Alsya. Teman-teman dapat menghubungi saya dengan meninggalkan komen di sini atau mengirimkan e-mail ke semuasayangalsya@gmail.com.

Support dari teman-teman akan sangat berarti bagi Alsya dan kedua orang tuanya.

Terima kasih sebelumnya sudah menyempatkan diri membaca note panjang saya ini.

Semoga Allah membalas kebaikan teman-teman dengan kebahagiaan yang lebih besar. Amin.

Salam.

Group Semua Sayang Alsya: http://www.facebook.com/home.php?sk=group_171025799610709

Blog Semua Sayang Alsya: http://semuasayangalsya.blogspot.com/

Jan 02

Hidup Tanpa Masalah

hidup tanpa masalahAda nggak ya manusia yang hidup tanpa masalah?

Saat berusaha mencari-cari, saya merasa kesulitan menemukannya. Ada yang sepertinya secara finansial dia baik-baik saja, tapi ada hal lain yang membuat hidupnya tidak bebas masalah. Ada yang segalanya baik-baik saja, tapi ia harus menanggung sesuatu yang bahkan tak terbayangkan oleh orang lain. Ada juga yang sebenarnya bisa tidak memiliki masalah, tapi ada sesuatu dalam dirinya yang kemudian justru menjebloskannya ke dalam masalah.

Jadi ya, intinya, semua manusia memang memiliki masalah masing-masing. Baik yang benar-benar masalah atau masalah yang ia bentuk sendiri untuk dirinya — secara tak sadar mungkin.

Ada yang mengabaikan saja masalah yang dimiliki. Anggap tidak ada. Orang seperti ini biasanya adalah tipe orang yang cuek. Semua dianggap enteng. Entah sebuah penyangkalan atau memang ia tipe santai. Akibatnya, masalah itu tak dapat diselesaikan dan berpotensi menjadi besar.

Ada juga yang justru membesar-besarkan masalah. Cuma hal kecil, tapi dibentuk sedemikian rupa sehingga tampak besar dan ia tak sanggup menyelesaikannya.

Bagaimana sih sebaiknya menghadapi masalah hidup?

Menurut saya, setiap orang memiliki cara yang berbeda. Namun yang terpenting adalah memastikan bahwa pada akhirnya masalah itu kita pecahkan, kita selesaikan.

Tidak menganggap sebuah masalah sebagai sesuatu yang besar itu baik juga. Tapi jangan sampai kita menyangkal bahwa kita memiliki masalah. Menyadari bahwa kita punya masalah adalah satu langkah menuju pen-delete-an masalah dari hidup kita.

Membesar-besarkan masalah adalah hal yang salah. Kalau sudah besar, biasanya kita enggan menghadapinya. Pada akhirnya, masalah itu memang benar-benar besar dan kita tak sanggup menyelesaikannya.

Bersikap tenang, kepala dingin, dan teguh. Ambil cara dan pendekatan yang paling nyaman dilakukan. Sebagian orang memilih pendekatan relijius, ada pula yang lebih menyukai pendekatan realistis, sementara yang lainnya memilih mengikuti kata hati.

Apapun itu, pastikan kita menyelesaikan masalah. Agar kita dapat hidup tanpa masalah.

(Sebuah self reminder di hari kedua tahun 2011)

Gambar oleh Zsuzsanna Kilian, Hungaria

Nov 05

Jalan Sehat

jalan sehatTu wa ga pat! Itu mah gerak jalan. Ini bukan. Hehehe…cuma jalan kaki biasa, dari pasar atau ATM ke rumah. Jaraknya berapa ya? Yaaa pokoknya nggak jauh-jauh amat lah. Tapi, cukup untuk menghasilkan setetes dua tetes keringat. Semoga benar-benar bisa jadi ajang jalan sehat buatku.

Oke, kuakui, aku memang agak ndut. Catat, AGAK (baca: lumayan). Dulu, keinginan untuk diet besaaaaar sekali. Tapi, aku akhirnya tiba pada satu kesimpulan. Buat apa menyengsarakan diri dengan keinginan berdiet? Just enjoy life while you can. Yang penting sehat.

Semenjak saat itu, aku cuek bebek sama yang namanya menjaga makan. Yang penting happy!

Tapi, beberapa waktu silam, aku menderita diare sampai dua minggu. Kenapa lama sekali? Karena, alhamdulillah aku tidak dehidrasi. Jadi, aku tidak meminum obat pemampet diare. Biarlah racun-racun itu keluar dari tubuhku. Akibatnya, berat badanku turun hingga 4 – 5 kiloan.

Semua orang terpana *lebaynya*. Dan, aku kok ya merasa nyaman juga jadinya dengan tubuhku.

Semenjak saat itu, aku pun mengurangi jumlah nasi yang kumakan saat makan malam. Memang, berat badanku tidak turun lagi. Tapi, paling tidak ya tidak bertambah juga.

Lalu, apa hubungannya dengan jalan sehat? Begini, setiap pagi, aku bertugas mengantar anak ke sekolah — tentang anakku, bisa diintip di http://TingkahAnak.com. Dan, terkadang, aku harus ke ATM atau ke pasar setelahnya, jadi aku minta Papaku yang membantu mengantarkan aku dan anakku ke sekolah setiap pagi untuk menurunkan aku di sana, dan ditinggal saja, tidak usah ditunggu.

Nah, selain untuk mengirit ongkos — biasanya aku dari pasar ke rumah naik bajaj, setelah urusanku di pasar atau ATM selesai, aku coba-coba pulang dengan berjalan kaki. Ternyata, setelah jalan pagi itu, kok rasanya lebih segar?

Maka, sudah seminggu ini, aku berjalan pagi. Pinginnya sih dari sekolah anakku tapi kok lumayan jauh ya? Sementara dari pasar dulu lah.

Selain itu, kepergian seorang teman SMP yang begitu tiba-tiba akibat stroke membuatku merasa perlu lebih memperhatikan kesehatan. Memang, ajal akan tiba tanpa bisa kita hindari, tapi berusaha menjaga kesehatan juga penting. Semacam kewajiban kita terhadap tubuh tempat tuh kita menetap selama di bumi ini. Ya tak?

the-biggest-loser-mikeOh ya, satu hal lagi yang membuatku bersemangat adalah acara televisi yang ditayangkan di channel Diva (dulu Hallmark), The Biggest Loser. Acara The Biggest Loser ini menyuguhkan sekelompok orang berbadan gemuk yang berkeinginan untuk menurunkan berat badan.  Awalnya, mereka memiliki berat badan hingga ratusan kilo. Tapi, dalam beberapa bulan, ada yang bahkan bisa menurunkan berat badannya hingga puluhan kilo!

Caranya, mereka mengatur pola makan dan berolahraga. Dan, pada akhirnya, bukan saja mereka menjadi lebih ramping tapi mereka juga menjadi lebih sehat. Yang kedua ini sungguh menginspirasi!

Karena, sekarang banyak sekali produk-produk yang mengklaim dapat menurunkan berat badan, tapi apakah menyehatkan? Terlebih lagi, beberapa produk diet tersebut harganya mahal sekali. Jujur, aku tidak punya uang sebanyak itu.

Jadi, kuputuskan untuk menjadi sehat dengan agak menjaga pola makan dan berolahraga meski tidak seintens para peserta The Biggest Loser. Yang kucoba adalah sesekali memasak makanan yang lebih sehat, tidak terlalu sering ngemil, dan jalan sehat tadi itu — yang sesekali diikuti dengan olahraga kecil-kecilan di rumah, sambil menginat-ingat gerakan aerobik yang pernah kupelajari saat senam dulu, sebelum menikah hehehe.

Hidup sehat, bisa! Yang murah: jalan sehat!

Semangat!

[Ket. Gambar: Foto Mike The Biggest Looser dari http://www.biggest-loser.org/before-and-after-photos/, foto orang jogging hasil bidikan Tim & Annette]

May 11

Tertawa

Sudah beberapa hari ini, saya selalu tertawa sebelum tidur. Meski sebelumnya ada kejadian menyebalkan, sayatetap tertawa.

Dan, rasanya sangat menyenangkan! Ya iyalah, ketawa gitu loch!

Tidak bisa kita pungkiri, tertawa mengandung banyak manfaat. Menurut beberapa sumber, tertawa memperkuat sistem kekebalan tubuh, mengurangi kadar hormon stres, plus membuat jantung dan sistem peredaran darah lebih sehat, serta otot menjadi lebih rileks.

Apa sih yang membuat saya tertawa?

Saya sangat suka menonton sitcom, komedi situasi. Beberapa yang paling saya sukai adalah Friends, The Cosby Show, Growing Pains, Dharma and Greg, dan banyak lagi.

Nah, yang membuat saya beberapa hari ini tertawa-tawa adalah Dharma and Greg. Dharma yang polos dan Greg yang ganteng plus orang tua dan teman-teman keduanya yang cukup sangat aneh menciptakan situasi-situasi yang berhasil memancing tawa.

Dan, saya merasa lebih santai. Somehow, bahkan saya bisa melupakan kekesalan, kelelahan, dan masalah saya.

Jadi, sepertinya, acara menonton sitcom ini akan terus berlanjut.

Oh ya, saya menontonnya di YouTube. Di bawah ini adalah episode yang sedang saya tonton:

Enjoy it! Dan, selamat tertawa!

PS: yup, lagi ber-saya ria nih.

Aug 03

EGP

Emang Gue Pikirin.

egpFrase itu sering digunakan anak muda — atau anak yang sudah tidak muda laggi ;) — dalam menggambarkan keinginan untuk tidak memikirkan suatu permasalahan.

Nah, saya sedang berusaha begitu. Karena, pada dasarnya, saya sebenarnya tipe orang yang apa-apa dipikirin. Capek juga loh. Tapi mengubah diri kan nggak segampang itu.

Memikirkan segala sesuatu membuat kita rentan stres memang. Sedikit-sedikit sakit kepala — atau bahkan menangis.

Padahal, dengan EGP, hal yang kita anggap beban bisa berubah menjadi hal yang enteng. Okelah, mungkin hanya sesaat. Tapi, lumayan kan, daripada seharian harus mutung?

Saya juga tipe orang yang senang menyiksa diri. Jika ada masalah, dibayang-bayangkan, diingat-ingat. Duh, tersiksa deh pokoknya. Kerja juga nggak konsen jadinya.

Tapi, alhamdulillah, terapi EGP — walu belum dapat membuat saya berubah 100% — dapat membuat saya bisa berkonsentrasi dengan pekerjaan. Apalagi, belakangan tuntutan pekerjaan sedang tinggi.

Jika EGP dapat membuat hidup lebih damai, kenapa nggak? :D

« Newer Posts | Older Posts »

Nadiah Alwi

  • About
    Seorang Perempuan yang Suka Menulis dan Hobi Ngeblog.
  • Kategori
    • Aktivitas
    • Bisnis Online
    • Blog
    • Blogging
    • Buku
    • Diet
    • Dunia Digital
    • Fiksi
      • CerBung – Dokter Impian
    • Hidup
    • Inspirasi
    • Islam
    • Kata
    • Keluarga
    • Kesehatan
    • Lomba
    • Makanan
    • Media Digital
    • Memasak
    • Pekerjaan
    • Penerjemahan
    • Penulisan
    • Perjalanan
    • Puisi
    • Rumah
    • Saya / Aku
    • Sekedar Cerita
    • Self Reminder
    • Teman
  • Artikel Terbaru
    • Menerima dengan Ikhlas
    • Cermin Kesedihan
    • Sudut Kerja di Rumah
    • Helaan Nafas
    • Doa sebelum Masak
    • Makanan Enak
  • Arsip
    • May 2012
    • April 2012
    • March 2012
    • February 2012
    • January 2012
    • December 2011
    • November 2011
    • October 2011
    • August 2011
    • July 2011
    • June 2011
    • May 2011
    • April 2011
    • March 2011
    • February 2011
    • January 2011
    • December 2010
    • November 2010
    • October 2010
    • September 2010
    • July 2010
    • June 2010
    • May 2010
    • April 2010
    • March 2010
    • February 2010
    • January 2010
    • December 2009
    • November 2009
    • September 2009
    • August 2009
    • June 2009
    • May 2009
    • April 2009
    • March 2009
    • February 2009
    • January 2009
  • Pengunjung
  • Cari





    Widget_logo
  • Home
  • About
  • Wejangan Diri

© Copyright Nadiah Alwi. All rights reserved.
Designed by FTL Wordpress Themes brought to you by Smashing Magazine

Back to Top