güzel sözler chat yap çet yap çet film izle indirmeden film izle video izle bilgisayar teknik servis halı yıkama oyun oyna porno izle sex sikiş porno dedicated server vps

Archive for the ‘Makanan’ Category

Makanan Enak

Yang Kuinginkan Saat Ini

Teh Tarik

Salah satu minuman favoritku: Teh Tarik. Biasanya aku buat dari teh tarik sachet-an yang aku tambah sedikit susu kental manis dan bubuk kayu putih…eh bukan ding, bubuk kayu manis. Wkwkwk. [Asli, sebelum diedit barusan, aku cuma tulis bubuk kayu putih doang. Resep yang kacau!] :D

Barusan, sambil sarapan roti dan teh tarik, aku sambil blogwalking ke http://onewordonly.wordpress.com/. Eh, ternyata warnanya matching sama mug teh tarikku pagi ini ya? ;)

Pancake Bantet

Selaluuuuu begitu. Pertama kali coba resep, sukses. Kedua kali, gagal. Contohnya pancake bantet ini.

Kalau rasa, masih sama lah dengan percobaan pertama membuat pancake. Tapi bentuk dan tekstur: Gagal! Jadilah pancake bantet dengan rasa nendang!

Selamat menikmati, Abi & Hana! :D

Sarapan Pancake

Pagi tadi, nggak ada roti, tukang-tukangan pun tak lewat lagi. Kami menunggu dan menunggu. Tukang bubur, tukang roti, tukang ketupat sayur, semua nggak ada yang lewat.

Akhirnya, kami sarapan pancake. Aku browsing resep pancake di Google.com dan menemukan resep pancake enak ini!

Setelah aku konversikan ke ukuran yang aku ketahui (huhu, gak punya cup jadi mesti gram-graman dan liter-literan), kira-kira bahannya jadi seperti ini:

  • 140 gr terigu
  • 1 sdm gula
  • 2 sdt baking powder (tapi aku gak punya, jadi aku ganti dengan soda kue :D )
  • 1/2 sdt garam
  • 1 telur
  • 150 susu cair
  •  60 gram margarin dicairkan

Cara membuatnya? Silakan intip langsung di postingan aslinya di SINI ya.

Resep di atas sudah dibagi dua dari resep aslinya. Bisa menghasilkan 6 pancake ukuran sedang agak kecil. Tapi sebenarnya kalau mau lebih enak, cukup dijadikan 4 pancake aja. Lebih tebal, lebih enak kayaknya.

Cumaaaa…tadi ada yang gosong satu! Haha. Jadi, baiknya setelah 1 adonan selesai dibuat dan jadi pancake, teflonnya diangin-anginkan dulu. Kalau sudah nggak terlalu panas, baru deh masukkan adonan berikutnya. Jangan kayak aku ya! ^__^

Terus, karena nggak punya mapple syrup, aku buat chocolate syrup. Dulu pernah nonton di Masterchef Australia. Jadi, seingetnya aja sih.

Bahan:

  • 2 sdm bubuk coklat (di Masterchef kalo gak salah pakai coklat blok, tapi aku gak punya hihi)
  • 100 ml susu cair
  • maizena secukupnya (kalo gak suka yang kental, sedikit aja ya, tadi aku gak punya, jadi gak pake sama sekali, tapi gak encer-encer banget karena coklatnya sendiri bisa bikin kental)
  • gula (sesuai selera, aku lebih suka coklat yang agak pahit, jadi gak terlalu banyak)

Cara membuat:

  • Campur ketiga bahan di darat (maksudnya gak di atas api), diaduk
  • Pindahkan ke atas api, aduk rata, jangan berhenti ya.
  • Setelah agak mengental, angkat, tuangkan di atas pancake.

Oh ya, resep sirup coklat ini sih bisa-bisanya aku aja. Kalo ada kekurangan atau kesalahan, mohon dikoreksi ya. Thank you.

Foto penikmat sarapan pancake pagi tadi:

Siapa Bilang Diet Itu Menyiksa?

diet

Siapa bilang diet itu nggak bisa makan enak?

Diet, yup, aku sedang menjalani diet. Ketat? Hm…nggak juga. Aku dan temanku menyebutnya Diet Happy. Kok bisa gitu? Iya, dia bilang, “Tipe orang kayak elo, kalo diet kudu happy, kalo nggak pasti berhenti deh. Ya kan?”

Seratus!

Jadi, sama temenku yang memantau dietku itu, aku nggak dilarang makan ini-itu. Cuma diingatkan bahwa intake kaloriku per hari, kalo memang ingin berat badanku turun, harus di bawah 1.200. Atau ya harus berolahraga. Oh ya, angka 1.200 itu adalah angka kalori per hariku.

Maka aku melakukan kombinasi keduanya semampuku. Aku cenderung menghitung berapa kalori yang kumakan. Nggak susah, karena ada tabelnya. Atau bisa dilihat di bungkus makanannya.

Untuk olahraga, aku memilih jalan kaki atau exercise kecil di rumah sepulang mengantar anakku Hana ke sekolah.

Lalu, gimana dengan makan enaknya? Biasanya aku makan yang berbeda siang hari. Kalau siang, aku bebas makan apa aja. Nah, kalau pagi, kadang aku ganti dengan susu atau yang biasa disebut temanku itu dengan shake atau aku tetap makan sarapan biasa, hanya saja porsinya maksimal setengahnya. Makan malam? Sama dengan makan pagi. Terkadang aku minum susu alias shake itu, di lain waktu makan biasa dengan porsi yang lebih sedikit. Yang penting lidah tetap bisa merasakan ke-yummy-an makanan itu! ;)

So, walau diet, tetap bisa makan enak kan?

Bagaimana dengan hasilnya? Sepuluh hari pertama diet, aku bisa menurunkan berat badan hingga 1.6 kg dan mengecilkan perut hingga 2 cm. Nah, besok insya Allah mau nimbang lagi nih. Kita lihat aja gimana hasilnya. Kata suamiku sih aku agak ‘tipisan.’

Jiah! Martabak manis kali pake tipis. Hm…martabak manis?! *cegluk!*