• Home
  • English
  • Fiksi
  • RSS
  • About
  • Wejangan Diri
Blue Orange Green Pink Purple

Archive for the ‘Saya / Aku’ Category

You can use the search form below to go through the content and find a specific post or page:

Feb 20

Doa sebelum Masak

Sejak kecil kita diajarkan doa sebelum makan. Tapi, pernah kah kita diajarkan doa sebelum masak?

Sebenarnya, setiap kali hendak beraktivitas, apapun itu, hendaknya kita berdoa. Tapi, kita ingatnya hanya saat mau makan, tidur, masuk kamar mandi, keluar kamar mandi, dll., doa-doa yang sering diajarkan sejak kecil.

Belum lama ini, saya mengobrol dengan mertua yang memang kesehariannya senang memasak. Ummi — begitu saya memanggilnya — mengingatkan bahwa bagaimanapun masakan rumah lebih baik daripada masakan di luar.

Selain karena kita yakin akan kebersihannya, juga karena setiap hendak memasak, hendaknya kita berdoa, atau menyebut asma-Nya.

“Mau nyalain kompor, Ummi baca Bismillah, mau mulai ngegoreng, Ummi baca Bismillah.”

Subhanallah. Iya juga ya.

Saya sendiri masih nebeng masak dengan Mama saya. Insya Allah Mama dan Mbak Is (saudara yang membantu Mama memasak) juga selalu mengucapkan Bismillah saat hendak memasak.

Buat yang suka memasak di rumah, yuk, kita sebut asma-Nya sebelum mulai memasak.

Foto: Tiago Pantaleao, Barcelona, Spain (it’s his own father’s farm kitchen; beautiful, isn’t it?)

Jan 05

Buat Mama

Selamat ulang tahun, Ma.

Semoga Mama panjang umur dalam nikmat sehat dan iman Islam.

Ma, di ulang tahun Mama, Nad mau berterima kasih dan minta maaf.

Terima kasih karena Mama selalu ada buat Nad. Dari hal besar, sampai yang sekecil-kecilnya, Mama selalu dukung Nad.

Maaf karena Nad sering ngerepotin Mama. Dari hal besar, sampai yang sekecil-kecilnya, Nad selalu deh, apa-apa Mama.

Karena memang, sama Mama lah Nad bisa bersandar. Sama Mama Nad bisa cerita. Sama Mama Nad bisa nangis. Sama Mama Nad bisa ketawa.

*bentar ya, Ma, Nad hapus air mata dulu*

Sampai saat ini, Nad belum bisa kasih apa-apa buat Mama. Nad belum bisa bahagiain Mama.

Kalau Mama tahu isi hati Nad, pingin rasanya Nad kasih semua yang terbaik dan terindah buat Mama. Tapi Nad tahu, sekarang ada yang bisa kasih semua itu buat Mama. Semoga Allah memberikan berkah kepadanya dan melindunginya. Aamiin.

Waktu Mama sakit kemarin, nggak ada yang indah di mata Nad, nggak ada yang sejuk di hati Nad.

Ma, sehat terus ya. Buat kita semua. Kita sayang Mama, sayang banget. Coba deh, tanya ke semua orang yang kenal Mama, ada yang nggak sayang sama Mama? Nggak ada, Ma. Nad yakin. Makanya Mama jaga kesehatan ya.

Buat Nad, Mama juga pedoman, contoh, suri tauladan. Semoga suatu hari nanti, Nad bisa kayak Mama. Selalu berusaha menyenangkan hati orang lain.

Nggak akan Nad lupa waktu Mama paksain makan masakan rumah sakit cuma karena Mama kasihan sama ibu-ibu yang masak yang dengan sedihnya bilang, “Ibu nggak suka ya masakan di sini?”

Walau sedikit, akhirnya Mama makan juga – Nad bantuin ngabisin bakso di capcaynya, hehe – padahal mulut Mama lagi sariawan banget. Dan ibu-ibu itu kayaknya seneng banget pas lihat Mama makan masakannya – yang rasanya adem dan bumbunya kayak belum mateng itu, hehe. Dan Mama ikut seneng.  :)

Ma, terima kasih sudah jadi Mama Nad, memberikan semua yang terbaik buat Nad. Semoga Allah memberi kebahagiaan yang jauh lebih banyak buat Mama, jauh lebih banyak daripada yang Mama pernah kasih ke Nad.

Semoga suatu hari nanti, Nad bener-bener bisa bahagiain Mama. Aamiin.

Happy birthday, Ma. I love you. So much!

- Nadiah Alwi, your only daughter -

[Foto: oleh Hana, dengan kamera HP]

Dec 30

Konflik

Pada dasarnya, saya tipe orang yang malas jika harus berkonflik. Saya lebih suka diam dan menjalani atau mengacuhkan saja. Selama masih kuat, selama kesabaran masih banyak tersisa.

Tapi, tak jarang saya terpaksa mengungkapkan sesuatu yang mungkin dapat memicu konflik. Saya tidak suka. Tapi harus dilakukan. Tidak bisa saya acuhkan begitu saja.

Kalau sudah begitu, perut saya terasa sakit. Tapi, kalau tidak saya ungkapkan, dada saya terasa sesak. Simalakama banget nggak, sih!

Saya sadar, hidup ini tidak sendiri. Mau tidak mau saya harus berinteraksi. Meskipun interaksi itu sendiri kerap berurusan dengan hal-hal yang dapat memicu konflik.

Semoga saya kuat menahan diri dan memiliki stok kesabaran sebanyak mungkin, agar tidak perlu berkonflik dengan siapapun. Aamiin.

Dec 16

Ibu

Buat Mama…I love you so much.

Terima kasih untuk selalu meraih tangan Nad jika Nad jatuh.

Foto: oleh Quynhyen (Vietnam)

Oct 21

Menjadi Manusia

Meminjam istilah Rini, saya sedang menjadi manusia. Lho, memang pernah tidak menjadi manusia?

Antara pernah dan tidak. Begini, ini ada hubungannya dengan pekerjaan. Pekerjaan tetap saya adalah sebagai online promo & marketing plus content editor pada sebuah toko online yang menjual kain batik dan kain ikat. Meskipun bekerja di rumah, saya tetap ‘ngantor’ dari jam 9 pagi hingga jam 5 sore.

Pekerjaan saya ini menuntut banyak perhatian dan ketekunan. Pada jam-jam tersebut, sulit bagi saya berbagi pikiran ke hal-hal lainnya. Ya, paling banter, kalau lagi mentok, saya bermain-main dengan akun sosmed pribadi, atau ngeblog (yang ini agak jarang, karena ngeblog sebenarnya kan juga butuh konsentrasi ya?).

Sementara, sejak lama, sebelum bekerja di toko online ini, saya sudah menjalani profesi fleelancer yang kebetulan saya sukai, sebagai penerjemah. Selain menulis, menerjemahkan adalah hal menyenangkan lainnya yang bisa mendatangkan rejeki buat saya. Hobi yang dibayar, begitu.

Sehingga, agak sulit menampik jika ada tawaran untuk menerjemahkan. Biasanya, bukan karena uangnya, melainkan karena muatan pada buku yang ditawarkan. Kalau menarik, kata tidak agak sulit keluar dari ketikan tangan saya (biasanya tawaran itu datang melalui email atau YM).

Namun, sejalan usia yang semakin bertambah, ketahanan tubuh saya tidak seperti dulu. Menerjemahkan adalah hal yang saya lakukan pagi-pagi sebelum memulai pekerjaan di toko online tersebut atau setelahnya, pada malam hari. Dulu sih kuat-kuat saja. Tapi, sekarang, saya lebih mudah merasa letih. Terlebih, saat deadline menghampiri.

Seperti kesepakatan dengan suami, saya memutuskan untuk cuti dulu dari menerjemahkan. Untuk sementara waktu. Dan inilah yang dimaksud dengan menjadi manusia. Saya memiliki waktu luang untuk mengurus anak, mengurus rumah, membaca, bercengkerama dengan orang tua, dll., dsb.

Masalahnya, sejak menjadi manusia begini, saya kok kangen dengan kegiatan mengalihbahasakan novel atau buku-buku non fiksi menarik seperti dulu? Nah, memang begitu bukan menjadi manusia? Hehe…tidak puas dengan keadaan dan selalu melihat hal lain sebagai rumput yang lebih hijau?

Maka, saya nikmati saja rasa kangen itu. Atau saya alihkan dengan menulis atau mengedit tulisan lama yang kemudian saya kirimkan ke majalah (atau mungkin nanti ke penerbit, untuk tulisan yanh agak tebal, insya Allah). Entah akan dimuat/diterbitkan atau tidak, yang penting saya merasa senang. Dan, mudah-mudahan kebiasaan saya dalam mengolah kata tidak tumpul.

Menjadi manusia? Enak!

Older Posts »

Nadiah Alwi

  • About
    Seorang Perempuan yang Suka Menulis dan Hobi Ngeblog.
  • Kategori
    • Aktivitas
    • Bisnis Online
    • Blog
    • Blogging
    • Buku
    • Diet
    • Dunia Digital
    • Fiksi
      • CerBung – Dokter Impian
    • Hidup
    • Inspirasi
    • Islam
    • Kata
    • Keluarga
    • Kesehatan
    • Lomba
    • Makanan
    • Media Digital
    • Memasak
    • Pekerjaan
    • Penerjemahan
    • Penulisan
    • Perjalanan
    • Puisi
    • Rumah
    • Saya / Aku
    • Sekedar Cerita
    • Self Reminder
    • Teman
  • Artikel Terbaru
    • Menerima dengan Ikhlas
    • Cermin Kesedihan
    • Sudut Kerja di Rumah
    • Helaan Nafas
    • Doa sebelum Masak
    • Makanan Enak
  • Arsip
    • May 2012
    • April 2012
    • March 2012
    • February 2012
    • January 2012
    • December 2011
    • November 2011
    • October 2011
    • August 2011
    • July 2011
    • June 2011
    • May 2011
    • April 2011
    • March 2011
    • February 2011
    • January 2011
    • December 2010
    • November 2010
    • October 2010
    • September 2010
    • July 2010
    • June 2010
    • May 2010
    • April 2010
    • March 2010
    • February 2010
    • January 2010
    • December 2009
    • November 2009
    • September 2009
    • August 2009
    • June 2009
    • May 2009
    • April 2009
    • March 2009
    • February 2009
    • January 2009
  • Pengunjung
  • Cari





    Widget_logo
  • Home
  • About
  • Wejangan Diri

© Copyright Nadiah Alwi. All rights reserved.
Designed by FTL Wordpress Themes brought to you by Smashing Magazine

Back to Top