Harap
Posted in Puisi on 04/13/2010 08:21 am by Nadiah Alwi
Saat menatap langit-Mu yang biru,
ingin sekali kudengar Kau berkata:
Kujawab semua doa-doamu…
Tapi, langit-Mu hanya diam,
hening dalam kebiruannya…
Dan, lagi…
Aku hanya bisa menghela nafas,
mencari kekuatan dari udara
yang masuk dan keluar
di antara sela rongga paru…
Tapi,
haruskan aku berhenti berharap?
Tidak.


April 19th, 2010 at 21:48
[...] kekuatan. Bahkan, bisa menjadi salah satu alasan bagiku untuk menambahkan kata TIDAK pada akhir puisiku — alasan lainnya ada di [...]
April 20th, 2010 at 12:30
memang hidup tak semudah membalikan telapak tangan,,ada suka pasti da duka,,
seperti lirik d’masiv jangan menyerah,,wong temen bakal temu,,wong tekun bakal teko…
May 10th, 2010 at 00:33