Harap

langitSaat menatap langit-Mu yang biru,
ingin sekali kudengar Kau berkata:
Kujawab semua doa-doamu…

Tapi, langit-Mu hanya diam,
hening dalam kebiruannya…

Dan, lagi…
Aku hanya bisa menghela nafas,
mencari kekuatan dari udara
yang masuk dan keluar
di antara sela rongga paru…

Tapi,
haruskan aku berhenti berharap?

Tidak.

3 Komen

  1. Jangan Menyerah | Nadiah Alwi Says:

    [...] kekuatan. Bahkan, bisa menjadi salah satu alasan bagiku untuk menambahkan kata TIDAK pada akhir puisiku — alasan lainnya ada di [...]

  2. koko oreo Says:

    memang hidup tak semudah membalikan telapak tangan,,ada suka pasti da duka,,

    seperti lirik d’masiv jangan menyerah,,wong temen bakal temu,,wong tekun bakal teko…

  3. Nadiah Alwi Says:

    :D makasih, mas…semangat!

Silakan berkomentar.