Makna Ikhlas dan Ridho

Sejak dulu, sampai sekarang, aku masih berusaha memahami makna ikhlas. Ikhlas yang sesungguhnya. Ikhlas yang membawa bahagia. Ikhlas yang membawa ketenangan.

Mengapa harus memahami makna ikhlas?

Aku merasa butuh memahami makna ikhlas karena aku yakin bahwa itu adalah jalan terindah menuju kebahagiaan.

Kesannya mengawang-ngawang banget ya kalimatku di atas? *wink* Tapi, ya memang begitu adanya. Gimana dong?

Sebagai permulaan, aku mencari makna kata ikhlas di KBBI >> ikh·las a bersih hati; tulus hati; meng·ikh·las·kan v memberikan atau menyerahkan dng tulus hati; merelakan; ke·ikh·las·an n ketulusan hati; kejujuran; kerelaan.

Definisi Ikhlas dalam bahasa Indonesia ternyata berbeda dengan dalam bahasa asalnya, bahasa Arab.

Berikut ini, aku kutip penjelasan ikhlas dalam blog M.D. Faisal tentang ikhlas:

Ikhlas berasal dari kata akhlasha yang merupakan bentuk kata kerja lampau transitif yang diambil dari kata kerja intransitif khalasha (خَلصَ) dengan menambahkan satu huruf ‘alif (أ). Bentuk mudhâri‘ (saat ini) dari akhlasha (اَخْلَصَ) adalah yukhlishu (يُخْلِصُ) dan bentuk mashdarnya yaitu ikhlash (إِخْلاص). Kata tersebut berarti, murni, bersih, jernih, tanpa campuran. Ikhlas adalah melakukan amal perbuatan syariat yang ditujukan hanya kepada Allah secara murni atau tidak mengharapkan imbalan dari orang lain.

Dan, berikut ini, penjelasan oleh M.D. Faisal tentang ridho:

Terkadang ridho disama artikan dengan ikhlas. Namun sebenarnya ridho dan ikhlas adalah dua hal yang berbeda. Ridho (رِضً) berarti suka, rela, senang, yang berhubungan dengan takdir (qodha dan qodar) dari Allah. Ridho adalah mempercayai sesungguh-sungguhnya bahwa apa yang menimpa kepada kita, baik suka maupun duka adalah terbaik menurut Allah. Dan apapun yang digariskan oleh Allah kepada hamba-Nya pastilah akan berdampak baik pula bagi hamba-Nya.

Tapi, yang mana pun itu, aku ingin memahami keduanya. Karena, dalam hidup, terkadang kita menemukan titik di mana kita merasa berat menjalaninya. Titik di mana kita merasa hidup tidak adil. Titik di mana kita hanya bisa merasakan duka.

Dan, ketika semua itu datang, yang ingin kumiliki adalah ikhlas. Dengan keikhlasan, insya Allah semua tidak terasa berat, tidak ada yang tidak adil, dan aku tetap bisa merasakan suka cita meski sedang dirundung duka. Seperti yang dikatakan oleh Habib Riziq Shahab yang disarikan oleh Usman Hasan, ” Ikhlas menyebabkan kita tidak mudah berputus asa.”

Ikhlas dan ridho bahwa semua adalah ketentuan Allah. Dan, karena tujuan akhir kehidupan sesungguhnya adalah ridho-Nya. Maka sebagai manusia, kita pun ridho atas segala yang ditetapkan oleh-Nya atas diri kita.

Tapi, apa daya, aku masih dalam proses mempelajari makna ikhlas dan ridho. Terkadang, Alhamdulillah, aku dapat merasakan sedikit ikhlas dan ridho itu. Tapi, ada kalanya, tidak. Jadi, aku masih harus banyak belajar.

kiamat-sudah-dekatAku teringat salah satu episode dalam serial televisi “Kiamat Sudah Dekat.” Ketika peran yang dimainkan oleh Deddy Mizwar meminta peran yang dimainkan oleh Andre Taulany untuk mempelajari makna ikhlas sebagai syarat untuk dapat mempersunting anaknya — yang diperankan oleh Zaskia Adya Mecca. Dan, akhirnya, Andre Taulany merelakan Zaskia Adya Mecca yang sangat dicintainya untuk menikah dengan pria pilihan Deddy Mizwar. Dan, saat itulah Deddy Mizwar justru melihat bahwa Andre Taulany sudah memahami makna ikhlas.

Seperti kata seorang sahabat dengan siapa aku sering berdiskusi tentang kehidupan dan bagaimana bisa ikhlas menjalaninya, “Ikhlas memang mdh diucap, disampaikan, diangankan, dilamunkan, diharapkan. Tapi perlu perjuangan dlm eksekusinya dlm kehidupan :) .”

Hm…semoga kita semua mampu memahami dan menghayati makna ikhlas dan ridho. Bukan hanya demi kebahagiaan kita kelak di akhirat, namun juga demi kebahagiaan kita di dunia. Amin.

[Ket gambar: diambil dari potongan youtube]

6 Comments on Makna Ikhlas dan Ridho

  1. BUDI
    January 3, 2011 at 09:42 (4 years ago)

    Nadiah… assalamualaikum ww

    Saya juga minat menulis, banyak bahan/ ide (life experiences), tertarik, gimana kalo kita “sharing”. Saya pribadi kesulitan waktu.
    Semoga sukses dengan segala ke’ikhlas’an !
    wassalam…

  2. ajidimas_ij
    March 31, 2014 at 18:55 (6 months ago)

    Ikhlas dan Ridha diambil dari bahasa arab, ikhlas adalah RELA dan ridha adalah RESTU, dengan kata lain ikhlas itu menerima dengan tulus dan ridha itu memberi dengan tulus

  3. Kholil
    April 3, 2014 at 10:52 (6 months ago)

    Aslkm. Dlu aku jg pernah tertarik untuk tahu arti ridho (biasanya ditulis: ridho, redha, rida), terjemah yg mendekati adalah rela. Ridho memuat arti: ridho hamba kepada…/ ridho Allah / Allah meridhoi……
    Ridho adalah salah satu pintu mengenal. atau ber-agama Islam. Jadi sebagai titik tolak.
    ridho kepada Allah akan mendatangkan ridha dari Allah yg berupa hidayah dan taufiq.
    kalo ikhlas terjemahnya biasanya “tulus hanya utk Allah”, merupakan sikap hati yang diperlukan untuk mengiringi amal/perbuatan agar diterima. jadi sebagai penunjang juga agar di-ridhoi.

    Misal: Kita ridho Islam sebagai agama, ketika aturan dalam harta harus dizakati, ya kita ridho /rela dengan senang hati untuk mengeluarkan zakat, saat mengeluarkan ya diringi rasa ikhlas.
    Namun demikian, diperlukan usaha dan latihan dalan kehidupan nyata untuk itu semua.
    kira-kira begitu.
    wallhu a’lam bisshowab.

  4. Nadiah Alwi
    July 6, 2014 at 10:15 (3 months ago)

    Terima kasih untuk tambahannya, Mas Kholil :) .

  5. Nadiah Alwi
    July 6, 2014 at 10:17 (3 months ago)

    Terima kasih untuk tambahannya :) .

1Pingbacks & Trackbacks on Makna Ikhlas dan Ridho

  1. Belajar Ikhlas dan Ridho | Nadiah Alwi
    November 8, 2010 at 21:36 (4 years ago)

    [...] belajar memahami makna ikhlas dan ridho tempo hari, sudah saatnya bagiku untuk belajar ikhlas dan ridho itu [...]

Leave a Reply