[Diet] Lebih Enteng
Alhamdulillah, urusan diet sudah lewat dari 1 bulan ini. Berapa kg yang sudah terbuang hingga detik ini? Tidak tahu. ^__^
Tapi sekitar hari ke 23-an silam, sudah turun sekitar 4,5 kg. Lumayan ya?
Diet cara apa? Apa ya? Kombinasi kali ya? Selain diawali dengan shake, aku juga lebih banyak mengkonsumsi buah dan sayur. Dan yang pasti, lebih banyak minum air putih. Ada juga pengurangan konsumsi gula dan nasi. Oh ya, dan nggak ngemil. ^__^
Masih berlanjut? Pinginnya begitu. Targetku sekitar 8 – 10 kg. Masih mau lihat gimana hasilnya. Karena suamiku pesan, jangan kurus-kurus amat. Hihi. Oke deh.
Apa rasanya kehilangan 4,5 kg? Enteng! Huehehe. Beneran. Belakangan bawa badan jadi lebih enak. Jalan atau naik tangga nggak cepet capek kayak dulu. Lingkar badan juga agak mengecil. Dagu nggak dobel lagi.
Selain jadi lebih enteng dan keuntungan lainnya, satu hal yang nggak kalah penting. I feel better about myself. Dulu udah hepi sih dengan how I was. Tapi sekarang kayaknya merasa better aja.
Tujuan akhir diet ini sebenarnya bukan semata demi penampilan. Tujuan utamanya justru karena aku ingin lebih sehat. Makanya, selain mengurangi asupan yang nggak perlu-perlu amat, aku juga rajin mengikuti kibulan sehat ala Erikar Lebang di twitter. Paling seneng follow sharing kesehatan dari suami Nina Tamam ini di @ErikarLebang. Jadi tambah ilmu.
Semoga aku bisa melanjutkan niat mulia ini ya! Semangat! >> [Judulnya menyemangati diri sendiri!]
Dialog antara dua sahabat, Udin dan Asrul, di Sinetron Para Pencari Tuhan kerap membuat saya berkerut kening walau tak jarang juga membuat saya tertawa.
Akhirnya, muncul juga cinta segitiga antara Aya-Azzam-Kalila di PPT 5. Aku pikir sudah akan dilupakan.
Yippieee! Hari ini banyaaaakkkk sekali yang bilang aku kurusan.
Dalam rumah tangga, komunikasi menjadi salah satu hal terpenting. Jika komunikasi gagal, terkadang masalah pun bisa muncul. Atau bahkan masalah yang sudah ada justru akan bertambah rumit.