Tentang Buku

Sejak kecil, aku sudah memiliki hubungan istimewa dengan buku. Terlebih sejak Mama dan Papa lebih memilih ‘berekreasi’ ke toko buku ketimbang ke tempat lainnya.

Hampir setiap akhir minggu kami ke toko buku. Terkadang ke toko buku Wali Songo dan dilanjutkan ke toko buku Gunung Agung yang kebetulan dua-duanya berlokasi di Kwitang. Di lain waktu ke Gramedia Matraman.

Aku dan adik-adikku akan berkeliling melihat-lihat buku kesukaan kami, sementara Mama dan Papa juga asyik dengan buku pilihan mereka. Kalau kami sedang punya uang sendiri, kami akan membeli buku sesuai budget yang kami miliki. Kalau tidak, biasanya Mama dan Papa membelikannya untuk kami.

Hal yang sama aku terapkan ke Hana, anakku. Kalau sudah di toko buku, ia tak mau pulang. Aku juga memperkenalkannya dengan perpustakaan.

Buku memang telah ditakdirkan menjadi bagian penting dalam hidupku. Apalagi setelah aku nekat menerbitkan buku sendiri dan mendapatkan kesempatan untuk menerjemahkan beberapa buku.

Bukan hanya itu, aku juga sempat menjadikan buku sebagai salah satu bidang usaha dengan toko buku online kecil-kecilan yang kuberi nama BukuMurMer di Multiply.

Berawal dari keisengan, ternyata BukuMurMer (singkatan dari Buku Murah Meriah) banyak diminati dan pernah menjadi salah satu caraku mencari nafkah sekitar satu tahun yang lalu. Namun, karena akhirnya aku ngantor lagi, BukuMurMer sempat tak terurus. Padahal, mungkin jika diseriusi, BukuMurMer bisa lebih berkembang.

Dalam sepuluh hari, aku akan kembali di rumah alias nggak ngantor lagi. Sepertinya, aku akan kembali menghidupkan BukuMurMer. Di samping menulis, tentunya.

Karena aku cinta buku, mengelola BukuMurMer bukan merupakan beban untukku. Rasanya menyenangkan. Mulai dari proses memotret buku, memajangnya di galeri, merespon minat pembeli, mengecek pembayaran, membungkus buku untuk kemudian dikirimkan.

Oh ya, aku belajar berjualan online dari suamiku yang memang sudah lebih dulu berjualan hardware secara online. Kalau ada caraku yang kurang pas, ia akan mengingatkan. Begitu pula sebaliknya.

Yah mudah-mudahan saja usahaku yang satu ini bisa lebih berkembang. Semoga aku menjadi orang yang beruntung, mencari nafkah melalui hal yang kucintai. Amin.

11 Komen

  1. Ikkyu_san Says:

    wow toko buku online ya… hebat
    saya juga kutu buku, syaang sekarang jauh dari Indonesia jadi sulit untuk membeli buku
    dan sulit mengetahui perkembangan penerbitan buku.

    salam kenal ya
    EM

  2. Nadiah Alwi Says:

    Salam kenal juga, Mbak.
    :-)
    Mungkin nanti aku akan posting lebih banyak tentang buku di sini, jadi walau jauh masih bisa tetap update.
    :D

  3. Mama Key Says:

    mbak, aku juga penggemar buku. Btw…..menulis buku apa nich mbak? ya kali aja saya nanti beli hehhe

  4. Nadiah Alwi Says:

    Novel, Mbak :)
    Judulnya Quadrangle. Tapi, dah gak ada di toko buku. Adanya di to-bu online-ku.

  5. JelajahiDuniaEly Says:

    semoga sukses ya :)

  6. Nadiah Alwi Says:

    :) Terima kasih…

  7. budiOno Says:

    semoga usah toko bukunya sukses… aamiin…

  8. Nadiah Alwi Says:

    Terima kasih, Mas. :)
    Amin

  9. rida Says:

    eh bos Buku Murmer ada di sini eh salah ini emang tempatnya bos Buku Murmer…sukses ya bos! Psstt..jadi ngebayangin aja..kalo toko buku online-mu berjalan trssss…di teras rumah nenekmu dijadiin cafe buku kayak ultimus gitu…jadi selain markas toko buku online trs ada tempat kumpul para pecinta buku untuk melakukan berbagai kreasi, bedah buku, pertunjukkan dongeng, dll…wuuuiih seruuuu…sambil menikmati hidangan cafe yang isinya kue2 buatan mama-mu..yummmyyy….mantabbbb yang aku pernah nyobain waktu peluncuran buku *semoga terwujud*

  10. Nadiah Alwi Says:

    Amin…mkasih, Ridaaaa…
    boss ya? Hahaha…

  11. Ali Says:

    Assalamualaikum.mba nadia salam kenal,aku juga sering ktoko buku,apalg toko buku walisongo.sabtu kmrn aku juga baru beli buku dsna sma teman.
    Aku salut dgn usaha mba.semoga sukses dan lancar2 aja.amin
    wassalamualaikum.wr.wb.

Silakan berkomentar.